Senin, 18 Februari 2013

Kisah Sebuah Pensil


Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.

"Nenek lagi menulis
tentang pengalaman kita ya? atau tentang
aku?"

Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek
berhenti menulis dan berkata kepada
cucunya,

"Sebenarnya nenek sedang menulis tentang
kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi
tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai".

"Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini
ketika kamu besar nanti" ujar si nenek lagi.
Mendengar jawab ini, si cucu kemudian
melihat pensilnya dan bertanya kembali
kepada si nenek ketika dia melihat tidak
ada yang istimewa dari pensil yang nenek
pakai.

"Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja
dengan pensil yang lainnya." Ujar si cucu
Si nenek kemudian menjawab, "Itu semua
tergantung bagaimana kamu melihat pensil
ini."

"Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa
membuatmu selalu tenang dalam menjalani
hidup, kalau kamu selalu memegang
prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini."

Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas
dari sebuah pensil.

"Kualitas pertama, pensil mengingatkan
kamu kalo kamu bisa berbuat hal yang
hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah
pensil ketika menulis, kamu jangan pernah
lupa kalau ada tangan yang selalu
membimbing langkah kamu dalam hidup
ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia
akan selalu membimbing kita menurut
kehendakNya" .

"Kualitas kedua, dalam proses menulis,
nenek kadang beberapa kali harus berhenti
dan menggunakan rautan untuk
menajamkan kembali pensil nenek. Rautan
ini pasti akan membuat si pensil menderita.
Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil
akan mendapatkan ketajamannya kembali.
Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini
kamu harus berani menerima penderitaan
dan kesusahan, karena merekalah yang
akan membuatmu menjadi orang yang
lebih baik".

"Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan
kita kesempatan untuk mempergunakan
penghapus, untuk memperbaiki kata-kata
yang salah. Oleh karena itu memperbaiki
kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah
hal yang jelek. Itu bisa membantu kita
untuk tetap berada pada jalan yang benar".

"Kualitas keempat, bagian yang paling
penting dari sebuah pensil bukanlah bagian
luarnya, melainkan arang yang ada di dalam
sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-
hati dan menyadari hal-hal di dalam
dirimu".

"Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu
meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga
kamu, kamu harus sadar kalau apapun
yang kamu perbuat dalam hidup ini akan
meninggalkan kesan. Oleh karena itu
selalulah hati-hati dan sadar terhadap
semua tindakan".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar